06 Jul 2023
Eyebabes, mungkin kamu sudah tidak asing lagi bukan dengan lensa kontak atau softlens. Kebanyakan dari kita hanya mengetahui bahwa softlens memiliki fungsi untuk kepentingan medis dan untuk estetika saja. Misalnya softlens untuk kepentingan medis membantu meningkatkan ketajaman dalam penglihatan seseorang, sedangkan softlens estetika adalah softlens yang menonjolkan keindahan warna dan motif yang digunakan untuk tujuan estetika atau kecantikan.
Nah ternyata lensa kontak atau softlens memiliki beberapa jenis loh Eyebabes, tidak hanya untuk kepentingan medis dan estetika saja, namun ada beberapa jenis softlens yang dilihat dari fungsinya, softlens berdasarkan durasi lama pakainya, hingga berdasarkan material yang digunakan untuk menyusun softlens. Nah untuk itu, Eyelovin sudah merangkum jenis-jenis softlens yang harus kamu ketahui sesuai dengan kebutuhanmu. Yuk simak penjelasan berikut ini.
Softlens Berdasarkan Fungsi Pakainya
Softlens optik merupakan softlens yang digunakan sebagai alat bantu dalam penglihatan seperti gangguan mata rabun jauh (miopi), rabun dekat, atau juga mata silinder. Sama seperti halnya softlens optik yang membantu meningkatkan penglihatan dan kemampuan optik mata, softlens terapi digunakan dalam kegiatan terapi mata, misalnya softlens yang digunakan dalam terapi luka kornea mata.
Softlens jenis ini merupakan jenis softlens yang digunakan untuk menunjang dan mempercantik penampilan mata seseorang. Sehingga hal yang paling menonjol pada softlens kosmetik adalah warna dan corak yang ada di dalam softlens tersebut.
Softlens Berdasarkan Lama Pemakaiannya
Softlens harian atau daily wear adalah jenis softlens yang pemakaiannya hanya dapat dipakai sekali saja. Artinya softlens ini dapat dibuang setelah sekali pakai. Sehingga penggunaannya tidak diperkenankan untuk digunakan secara terus menerus yah. Nah ini dia beberapa softlens daily wear dari Eyelovin yang dapat kamu coba Canna Roze Beige Brown dan Canna Roze Nude Brown.
Softlens jenis ini penggunaanya dapat digunakan berkali-kali dalam jangka waktu tertentu. Berbeda dengan softlens daily wear yang sekali pakai saja, softlens continuous wear ini dapat digunakan berkali-kali dengan catatan softlens tersebut masih dalam keadaan baik dan masih dalam masa pakai. Umumnya softlens continuous wear memiliki batas masa pakai mulai dari tiga bulan, enam bulan hingga dua belas bulan sejak pemakaian pertama. Nah berikut ini adalah beberapa softlens continuous wear yang bisa kamu coba mulai dari Selene, Gaia, Hera, Juno Brown, Hana, dan Guri. Selain softlens di atas kamu juga bisa memilih series lain yang ada di website Eyelovin ya.
Berdasarkan Material Bahan Pembuatan Softlens
Ditinjau dari bahan material penyusun softlens, umumnya softlens dibuat menggunakan lensa lunak dan lensa keras.
Polymacon atau Polyhema atau biasa disebut dengan HEMA (Hydroxyethyl Methacrylate) merupakan bahan yang digunakan dalam pembuatan softlens yang memiliki sifat lentur dan elastis. Sifat dasar dari bahan ini adalah keunggulannya pada sifat hidrofilik (kekuatan dalam menyerap air) yang membantu dalam permeabilitas oksigen yang tinggi. Adapun beberapa produk Eyelovin yang terbuat dari bahan polyhema adalah sebagai berikut Mite Clair Ciki Ash Blue, Lyla Black, Coco Choco, Royal Almond, Giana, Tania, dan Yara.
Silicone hydrogel merupakan material penyusun softlens dari gabungan materi silicone dan monomer hydrogel dianggap selangkah lebih baik dari material polymacon/polyhema. Silicone hydrogel dinilai lebih sehat daripada lensa lunak konvensional (polymacon) karena memungkinkan hingga 6 kali lebih banyak oksigen untuk melewatinya dan meningkatkan transmisi oksigen. Selain itu bahan ini juga dinilai tahan terhadap endapan protein, lebih sedikit pengeringan lensa, risiko infeksi mata yang lebih rendah, penanganan yang lebih mudah karena kekakuan material yang meningkat dan insiden komplikasi yang jauh lebih rendah dengan penggunaan keausan yang diperpanjang. Holicat Sexy Brown, Holicat Funky Blue, dan Holicat Barbie Brown.
Material penyusun kontak lensa paling baru adalah material MPC atau 2-Methacryloyloxyethyl phosphorylcholine. Bahan ini selama 25 tahun digunakan sebagai bahan biomaterial polimer karena ketahanannya yang sangat baik terhadap adsorpsi protein nonspesifik, adhesi sel, dan pembekuan darah. Sebagai material lensa kontak , MPC ini dibuat seperti menyerupai membran sel sehingga nyaman digunakan sehari-hari. Material MPC memiliki kemampuan dalam adsorpsi, meningkatkan kompatibilitas sel dan berkontribusi pada biomaterial yang kompatibel dengan darah. Polimer MPC pada permukaan lensa dapat memberikan sifat super-hidrofilik dan antifouling. Berikut ini adalah softlens berbahan MPC yang bisa kamu coba ya Hana, dan Guri.
Nah itu dia beberapa jenis softlens yang harus kamu ketahui ya. Sebelum menentukan softlens mana yang akan kamu pakai, kamu wajib mengetahui jenis jenis softlens.
© 2015 - 2025 EYELOVIN